Posts

Temuan Pohon yang Membatu Ungkap Keberadaan Banyak Fosil Hewan Purba

Image
  Petunjuk keberadaan pohon-pohon yang membatu telah menghasilkan salah satu penemuan fosil terbesar yang pernah ada di California, Amerika Serikat. Fosil-fosil yang ditemukan itu antara lain sisa-sisa mastodon, ikan, dan mamalia purba lainnya. Terbungkus di antara sisa-sisa fosil hutan yang membatu, fosil-fosil hewan itu ditemukan oleh penjaga hutan pemerintah setempat di daerah aliran sungai Mokelumne di tenggara Sacramento. Penemuan itu sekarang menjadi berita utama di seluruh dunia paleontologi, seperti dilansir Good News Network. Penjaga hutan bernama Greg Francek yang bertugas di East Bay Municipal Utility District (EBMUD) sedang berada di area tersebut untuk bekerja ketika dia menemukan sebuah fosil pohon. Setengah bagian pohon itu terkubur di dalam tanah. “Saya melihat sekeliling area lebih jauh dan saya menemukan pohon kedua,” kata Francek dalam pernyataan EBMUD yang dirilis minggu ini. “Lalu yang ketiga dan seterusnya. Setelah menemukan lusinan pohon, saya menyadari bahwa...

Bayi-Bayi Bintang Laut Ternyata Kanibal, Suka Memakan Satu Sama Lain

Image
Sebuah penelitian terbaru menemukan praktik kanibalisme bawah air yang melibatkan bayi-bayi bintang laut. Mereka ternyata merupakan hewan-hewan kanibal yang suka memakan satu sama lain saat lapar. Bayi-bayi bintang laut ini mungkin tampak polos dan lucu. Namun, ternyata mereka adalah hewan-hewan kecil yang suka memakan saudara mereka sendiri untuk kelangsungan hidup mereka, sebagaimana diberitakan Live Science dan Science Times. Para peneliti menemukan perilaku kanibalisme ini di antara Asterias forbesi atau bayi-bayi bintang laut Forbes secara tidak sengaja. Awalnya, mereka mencoba memahami bagaimana bayi-bayi bintang laut ini bereaksi ketika mereka dihadapkan dengan kepiting yang ganas di laboratorium. Namun, profesor Jon Allen dari Departemen Biologi William & Marry mengatakan mereka semua mulai saling memakan bahkan sebelum mereka dipertemukan dengan kepiting. Jadi, mereka harus membatalkan eksperimen khusus itu. Akibatnya, Allen, bersama timnya, beralih studi untuk mempelajari...

Teleskop Bak Mesin Waktu, Astronom Temukan Galaksi Muda Dekat Big Bang

Image
Baru-baru ini sekelompok astronom berhasil menemukan galaksi "bayi" yang terbentuk tepat setelah "Big Bang". Yang menarik galaksi muda ini memiliki struktur yang sama rumitnya dengan galaksi dewasa. Temuan ini seolah menggoyangkan pandangan konvensional yang menyatakan bahwa galaksi muda adalah kumpulan bintang dan awan gas berantakan yang bergabung dan bertabrakan satu sama lain. Setelah miliaran tahun, barulah galaksi-galaksi muda ini bisa mengembangkan struktur lengan spiral dan tonjolan pusat bintang-bintang yang menetap, teratur, dan kompleks menjadi galaksi dewasa. Contohnya adalah galaksi kita, Bima Sakti, yang kini sudah berusia 13,5 miliar tahun. Dalam laporan hasil studi yang telah diterbitkan di jurnal Science pada 11 Februari 2021, para astronom dari Cardiff University di Wales memaparkan bahwa mereka telah menemukan galaksi "bayi" bernama ALESS 073.1. Galaksi ini tampak memiliki semua fitur seperti yang ada pada galaksi yang jauh lebih tua. Ap...

Rumah Panjang dari Abad Pertengahan Ditemukan di Islandia

Image
Pada 2013, para arkeolog di Islandia menemukan tumpukan abu. Mereka pun memulai penggalian pada 2017 di Arnarfjörður, sebuah lokasi yang berdekatan dengan dekat kota gereja Auðkúla di Islandia. Tumpukan abu menjadi tanda penting sebab menandakan permukiman pertanian abad ke-10. Saat ini, setelah melakukan penggalian pada 2020, seluruh rumah dan gubuk tanah telah ditemukan. Landnámabók adalah sumber tertulis tertua yang pernah ditemukan. Merinci permukiman awal di Islandia yang ditulis pada paruh pertama abad ke-12. Karya sejarah epik ini menyajikan daftar penduduk Islandia pertama dan keluarga mereka, termasuk 3.000 nama dan 1.400 nama tempat. Menurut Landnámabók, pemukim paling awal di Svínadalur adalah Eyvindur Audkúla. Dari entri kuno ini, para arkeolog perlahan-lahan menemukan apa yang mereka yakini sebagai permukiman awal abad ke-10 yang disebutkan dalam kisah tersebut. Menurut RUV, para arkeolog di Islandia menemukan sebuah rumah di mana terdapat tungku besar dengan batuan retak....

Awas, Bakteri Purba Mungkin Mengintai di Bawah Permukaan Planet Mars!

Image
Ketika sampel pertama planet Mars kembali ke Bumi, para ilmuwan harus waspada terhadap bakteri tidur purba, sebuah peringatan dari studi baru. Dalam studi pertama dari jenisnya, tim peneliti, termasuk Brian Hoffman dan Ajay Sharma dari Northwestern University, menemukan bahwa bakteri purba dapat bertahan hidup di dekat permukaan planet Mars. Bahkan menurut mereka bisa lebih lama dari yang diperkirakan sebelumnya. Ketika bakteri itu terkubur, dengan demikian, ia terlindungi dari radiasi kosmis galaksi dan proton matahari. Tentu saja ini akan membuat mereka dapat bertahan lebih lama. Temuan ini memperkuat kemungkinan bahwa jika kehidupan pernah berevolusi di Mars, sisa-sisa biologisnya mungkin terungkap dalam misi masa depan. Termasuk di antaranya misi ExoMars (Rosalind Franklin rover) dan Mars Life Explorer, yang akan membawa latihan untuk mengekstraksi material yang berada 2 meter di bawah permukaan Mars. Dan karena para ilmuwan membuktikan bahwa jenis bakteri tertentu dapat bertahan h...

Meteorit Ini Tunjukkan Mars Mungkin ‘Seperti Bumi’ Pada 4 Milyar Tahun Lalu

Image
 Meteorit dari Mars yang berusia 4 miliar tahun memiliki molekul organik yang mengandung nitrogen, menyatakan bahwa Planet Merah ini mungkin pernah menjadi rumah bagi awal kehidupan. Meteorit Allan Hills (ALH) 840001—dinamai sesuai dengan wilayah Antartika tempat ia ditemukan pada 1984—mengandung mineral karbonat berwarna oranye yang kemungkinan diendapkan dari cairan asin di Mars miliaran tahun lalu. Asteroid itu sendiri diduga terlontar dari permukaan Mars sekitar 15 juta tahun lalu, membawa serta organik mengandung nitrogen yang ditemukan dalam minera karbonat. Mineral seperti itu dapat merekam lingkungan air paling awal di Mars—termasuk nitrogen yang merupakan elemen penting pada semua kehidupan di Bumi, juga protein, DNA, serta RNA. Penemuan yang dipublikasikan pada Nature Communications ini menyatakan bahwa kehidupan awal di Mars sangat basah dan kemungkinan mengandung material organik—membuatnya berpotensi untuk ditinggali. Studi terbaru yang menganalisis batuan sedimen dan ...

Mengakhiri Polemik Misteri Kematian Charles Darwin

Image
Dalam sebuah paparan di acara Historical Clinicopathological Conference, 6 Mei 2011, misteri kematian Darwin akhirnya terkuak. Sidney Cohen, direktur riset di Jefferson Medical College di Philladelphia memaparkan hasil analisisnya tentang kematian Darwin. Ia mengatakan bahwa Darwin menderita penyakit Chagas, infeksi Heliobacter pylori dan cyclic vomiting syndrome. Menurut Cohen, Darwin mulai menderita penyakit Chagas dan infeksi parasit setelah digigit serangga yang mengandung parasit endemik Argentina dalam perjalanannya melewati Pasifik dan Kepulauan Galapagos selama 5 tahun. Saat ini, penyakit tersebut bisa diobati dengan Benznidazole dan Nifurtimox. Sementara, penyebab vomiting syndrom atau muntah-muntah belum bisa diuraikan. Kemungkinan sindrom itu berkaitan dengan stres dan akan hilang bila penyakit lain terobati. Dalam saat terparah penyakitnya, diketahui Darwin memuntahkan semua makanan, terutama setelah sarapan.  Meskipun diduga bahwa Darwin mengalami penyakit jantung, nam...